hari ini baca detik, ada artikel kalo lembaga negara kita seperti KPK atau BIN dianggap lembaga yang sangat kuat --superbody--, sehingga SBY sendiri sampai bilang pertanggung jawabannya langsung sama Tuhan.
uhm... jadi inget lagi, awal tahun 2008 lalu sempet posting diblog kejadian seperti itu mirip film "Enemy Of The State" dimana teknologi di salah gunakan untuk tujuan seseorang atau golongan tertentu.
lalu apa pengaruhnya buat kita? well... buat saya banyak. pertama, hal yang paling dasar, yaitu kita tidak mempunyai privacy. informasi pribadi, data-data pribadi, semua yang sifatnya pribadi, di log, di baca, disimpan oleh orang-orang tertentu yang tentunya bisa memanfaatkan untuk kepentingan mereka.
coba bayangin ada sebuah sistem yang me-log seluruh pembicaraan kita di telfon, seluruh log sms, seluruh rekening tabungan kita, seluruh transaksi, posisi kita melalui aGPS di HP, dan mungkin melalui teknologi lainnya... jika jatuh ketangan yang salah, data kita di jual, dimanipulasi, atau mungkin lebih parah, jadi sebuah industrialisasi data...
ya, paling dasar yang dilanggar adalah hak asasi dasar kita sebagai manusia, tidak ada lagi privacy.
kedengeran seperti paranoid? mungkin. tapi mungkin juga ngga. ini Indonesia. apapun bisa terjadi.
diakhir film "Enemy of The State" dalam press conference, seorang senator menyampaikan perlunya ada pengawasan untuk lembaga-lembaga terkait supaya tidak disalah gunakan. lalu pemeran istri will smith nyinyir... mengomentari statement senator tersebut... "lalu... siapa yang mengawasi pengawas tersebut?..."
ya, sekalipun ada lembaga... sebut saja lembaga X yang mengawasi KPK atau BIN, lalu siapa yang mengawasi lembaga X tersebut?
hal lain yang juga mengganggu, ketika kita menggunakan layanan public seperti yahoo, gmail... atau perangkat canggih seperti HP, atau layanan mobile yang mempunyai jaringan khusus seperti RIM (blackberry) operatornya dengan mudah dan leluasa menyimpan setiap detail aktifitas yang kita lakukan.
semakin canggih teknologi, semakin mudah di "intip".
uhm... kayaknya tulisan ini terkesan paranoid atau cenderung menakut-nakuti ya? entahlah... mungkin hanya pemikiran saya yang terlalu jauh... atau mungkin kita belum sadar ya? entah lah....
:)